Home » » Korupsi Damkar Disidangkan Usai Lebaran Jamkesda Ke Pengadilan Tipikor

Korupsi Damkar Disidangkan Usai Lebaran Jamkesda Ke Pengadilan Tipikor

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 18 Juli 2014 | 1:09 AM



Kabarsulawesi.com – Parepare ;  Kejaksaan Negeri Kota Parepare bersama Kejati Sulsel, telah melimpahkan kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (Damkar) ke pengadilan Tindak pidana korupsi (Tipikor) Sulsel.

Hal ini diungkapkan Kejari Parepare, Irwan Sinuraya, melalui kasi tindak pidana khusus (Pidsus) Kejari Parepare, Andi Wawo Dapi kepad wartawan, Kamis (17/7).

Menurut, Andi Wawo, Rabu (16/7), berkas perkara sudah dilimpahkan kepengadilan negeri Tipikor Makassar, Sulsel, untuk siap disidangkan. Namun jadwal siding belum diketahui, kemungkinan sidangnya akan digelar usai lebaran idul Fitri.

“Saya sudah limpahkan berkasnya ke pengadilan Tipikor untuk disidangkan,”kata Andi wawo.
Lanjutnya, kasus dugaan korupsi Damkar yang menetapkan dua tersangkanya, yakni, Imran Ramli (mantan kadis PU) dan Badaruddin (mantan Inspektorat), yang sekarang ini masih tahanan kejati Sulsel di Lapas Makassar.

“Ada tiga jaksa yang menangani kasus dugaan korupsi Damkar ini, dimana tiga dari kejaksaan kota Parepare dan dua dari kejati Sulsel,”jelasnya.

Selain, Kasus dugaan korupsi Damkar yang merugikan keuangan Negara senilai Rp. 900 juta tanpa melalui lelang, juga akan segera melimpahkan kasus dugaan korupsi jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) yang melibatkan mantan kadis kesehatan, Andi Besse Dewangong, yang masih aktif menjabat kepala BKKBN sekarang.

Kasus dugaan korupsi Jamkesda yang merugikan keuangan daerah sebesar Rp. 300 juta lebih ini sesuai hasil audit BPKP akan dilimpahkan usai lebaran,”jadi selain kasus Damkar kami sudah limpahkan ke pengadilan Tipikor, juga akan menyusul kasus Jamkesda,”terangnya. (smr)

Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer