Home » » Polisi Tangkap 3 Pelaku Penggeroyokan 5 Pegawai Dishub

Polisi Tangkap 3 Pelaku Penggeroyokan 5 Pegawai Dishub

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 03 Juli 2014 | 5:35 PM



Kabarsulawesi.com – Parepare : Jajaran Polsek, Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare telah menangkap tiga tersangka pelaku dari  tujuh diduga pelaku yang diburuh oleh polsek terkait penggoroyokan kelima pegawai dishub Parepare beberapa hari lalu.

Namun pihak Polsek KPN belum menyebut siapa-siapa nama yang sudah diamankan dan dimintai keteranganya terkait penggeroyokan tersebut, sementara ini penyidik juga melakukan pengembangan untuk mencari pelaku-pelaku lainnya yang terlibat.

Kapolsek KPN Parepare, AKP Ari Galang dihubungi via balckberry, mengakui kalau sudah ada tiga tersangka pengeroyokan pegawai dishub, ditahan dan dimintai keterangannya, namun pihak penyidik polsek KPN tidak menyebut ketiga nama-nama tersebut.

”Sebentar saya lagi vicon sama Kapolda, nanti saya sms kronologisnya, yang jelas sudah ada tiga pelaku diamankan,” katanya melalui Blackberry

Terpisah, kabid laut Dishub, Anton Azis mengakui kalau didatangi keluarga pelaku untuk memintah kepada korban agar laporannya dicabut sesuai permintaan polisi.

” Kalau tidak dicabut kami diancam, karena keselamatan anggota saya harus dijaga, dan pemerintah harus turun tangan karena masalah kedinasan membuat teman-teman jadi korban,” jelasnya melalui via selulernya kemarin.

Lanjut, Anton, kasus ini tetap lanjut, apapun ancamanya, tetap diproses hokum karena ini sudah merusak nama institusi pemerintahan.

” Jadi kami tetap lanjutkan kasus ini ke rana hokum, kami tidak mau hentikan, yang sudah merugikan kami,” tegasnya.

Bukan saja korban dicari, tapi wartawan yang memberitakan terkait kasus premanisme di pelabuhan  Cappa Ujung kawasan Pelindo cabang Parepare juga dicari.

Terpisah, Direktur IKRA Parepare, Uspa Hakim menegaskan, kasus penggeroyokan terhadap Dishub di pelabuhan Cappa Ujung yang diduga ada motif pihak preman terusik adanya dishub masuk di pelabuhan eks dermaga ternak untuk bongkar muat yang tidak ingin tau kalau ada dugaan pungli disana,”kalau dibiarkan seperti ini maka pemerintah harus bersikap tegas, dan duduk bersama antara pihak pelindo, syahbandar, dan kepolisian, untuk menjaga keamanan didaerah pelabuhan cappa ujung,”jelasnys.

Kalau ini dibiarkan, maka terkesan, Parepare banyak peliara preman, dimana pihak aparat keamanan tidak mampu mengatasainya sehingga berbuat anrkis.

” Ini tidak bisa dibiarkan cara-cara premanisme, namun kalaupun ada versi lain bahwa dishub memperlihatkan arogansinya itu merupakan etika pegawai, tetapi yang disesalkan adalah tindakan pemukulan yang tidak diinginkan bersama,” tuturnya.  (smr)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer