Home » » Walikota Dukung STAIN Jadi IAIN

Walikota Dukung STAIN Jadi IAIN

Written By Redaksi kabarsulawesi on Minggu, 13 Juli 2014 | 6:28 PM



Kabarsulawesi.com - Parepare :  Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, menyatakan mendukung rencana alih status  Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare.

Dukungan ini disampaikan langsung Taufan kepada Ketua STAIN Parepare, Dr. Ahmad S Rustan, M.Si, dalam pertemuan keduanya di Bina Lipu (Kantor Wali Kota Parepare), Jumat, 11  Juli.  Pertemuan ini juga dihadiri Ketua Jurusan Komunikasi dan Dakwah (Komunida) STAIN Parepare, Muh Saleh.

Taufan menyatakan, pemerintah daerah memandang  pengembangan STAIN Parepare menjadi IAIN sangat strategis, guna mewujudkan visi Kota Parepare sebagai mercusuar pendidikan di utara Provinsi Sulawesi Selatan.

Rencananya, alih status  STAIN akan berlangsung akhir tahun ini. Saat ini  STAIN Parepare tinggal memenuhi satu syarat untuk bisa beralih status, yakni syarat luas lahan minimal 10 hektar.

Terkait ini, Ketua STAIN Parepare Dr. Ahmad S Rustan, M.Si, berharap, pemerintah daerah dapat menghibahkan lahan eks bangunan sekolah dasar yang berdampingan dengan lokasi STAIN. Lahan ini saat ini tidak lagi digunakan pemerintah kota.

“Jika hal ini bisa diwujudkan, maka alih status STAIN Parepare ke IAIN tidak ada lagi kendala. Saat ini kita sudah miliki sekitar 7 hektar lahan dari 10 hektar yang disyaratkan,” papar Dr. Ahmad Sutra kepada wartawan, usai bertemu dengan Taufan.

Dr Ahmad yang baru saja menggantikan Prof Dr Rahim Arsyad ini, mengatakan, posisi STAIN Parepare sangat strategis, baik secara geografis maupun akademis.  “Apalagi, semenjak dahulu Parepare telah dikenal sebagai daerah agamis dengan masyarakat yang kental dengan unsur ke-Islamannya,” katanya. 

Ia berharap, dengan beralihnya STAIN Parepare menjadi IAIN, kampus yang dipimpinnya menjadi pusat keunggulan integritas moral dan intelektual yang berwawasan global di kawasan Indonesia Timur.

Ketua Jurusan Komunikasi dan Dakwah (Komunida) STAIN Parepare, Muh Saleh, mengatakan, STAIN Parepare tambahan tiga program studi baru dari tujuh prodi sebelumnya. Salah satunya program studi manajemen dakwah Jurusan Komunida.

Ketiga Prodi baru tersebut, jelas Muih Saleh, tahun ini mulai menerima mahasiswa baru, menyusul keluarnya izin akreditasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dari sisi ketersedian tenaga dosen, Muh Saleh mengatakan,  tak ada masalah. Saat ini jumlah dosen STAIN berkualifikasi S3 atau doctor  telah lebih dari cukup untuk memenuhi syarat jumlah dosen S3.

“Begitu pula dukungan infrastrukur kampus, seperti kantor, ruang kuliah dan fasilitas pendukung lainnya, terus dibenahi oleh pengelola STAIN  Parepare,”  katanya. (smr)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer