Home » » Warga Parepare Tagih Sembako WaliKota

Warga Parepare Tagih Sembako WaliKota

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 08 Juli 2014 | 5:59 PM



Kabarsulawesi.com – Parepare :  Akibat harga bahan Pokok melonjak, Sejumlah warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menagih janji Walikota. 

Bulan Puasa tahun lalu yang bertepatan masa kampanye Walikota Parepare, Taufan Pawe yang saat itu salah satu calon pilwalkot, melayani masyarakat dengan sembako murah Yayasan TP Center. 

“ Bulan Puasa tahun 2013 Lalu, saat masih Kampanye Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, Masih satu Ramadhan, Yayasan Taufan Pawe, sudah menawarkan warga Parepare, dengan Paket sembako Murah. Kini saat Taufan Pawe terpilih Jadi Walikota Parepare, Hingga memasuki hari Ke Sembilan Ramadhan, peket Sembako Murah belum ada .“ AKu Nurdin Warga Kelurahan Lapadde Kota Parepare, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Selasa (8/7/2014). 

Menurut Nurdin, harga bahan pokok, di pasaran kini melonjak drastic. Taufan Pawe yang kini menjadi Walikota, belum juga memberikan bantuan Paket Sembako murah, “ Dasar Orang Politik, kalau ada maunya, gencar jual Paket sembako Murah. Saat ia sudah terpilih, warga menjerit dia tidak meilirk. “ Papar Nurdin. 

Sementara Arief Tang, Warga Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare, juga menanti Sembako Murah dari Sang Walikota.
saat mengunjungi sembako murah yayasan tp center, juli 2013

“ Saya ingat Ramdhan Tahun lalu, WaliKota Taufan Pawe Sendiri yang turun langsung memantau penjualan Paket Sembako , saat Kampanye. Pemiluhan walikota dan Wakil Walikota. Dan berjanji setiap ramadhan yayasan Taufan Pawe Selalu ada. “ Aku Arief Tang. 

Warga Berharap, janji Taufan Pawe, yang terpilih menjadi WaliKota Parepare, bisa ditepati. Sebab harga kebutuhan pokok ramadham mimggu kedua ini meningkat Di pasar.(sm)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer