Home » » Ada Kwitansi Pungli CPNS K2 Staf Perindagkop dan Supir Wawali Terlibat ?

Ada Kwitansi Pungli CPNS K2 Staf Perindagkop dan Supir Wawali Terlibat ?

Written By Redaksi kabarsulawesi on Minggu, 24 Agustus 2014 | 4:15 PM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Kuitansi dugaan pungutan liar (pungli) penerimaan CPNS kategori 2 senilai Rp. 45 juta beredar di group facebook. Kuitansi ada dua, satu senilai Rp. 20 juta ditandatangani berinisial Asr tertanggal 28 november 2013, dan satu senilai 20 juta tertanggal 1 bulan oktober 2013 tidak mencantumkan nama yang bertanda tangan, kedua kuitansi ini atas nama H Alimin dengan keterangan untuk diloloskan kategori 2. 

 Beredarnya kuitansi dugaan pungli di group facebook diduga di upload oleh akun palsu yang menuding Suhardiman Purnomo yang juga supir wakil walikota (wawali) Parepare melakukan pungutan dengan jaminan meloloskan CPNSD Kategori II. Namun Suhardiman Purnomo membantah jika dirinya melakukan pungutan atau meminta uang kepada CPNSD kategori II tahun 2013 lalu. 

 ”Saya tidak pernah memungut uang kepada siapa saja mengenai kategori II, itu fitnah, justru saya hanya dikorbankan, saya tidak tau siapa asr dalam kuitansi itu yang jelas bukan saya,” kilah supir wakil walikota ini. 

Justru Purnomo, sangat menyesalkan adanya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang sengaja menuding dirinya melakukan dugaan pungli,”itu tidak benar,”kata Nomo nama sapannya Suhardiman Purnomo ditemui di Islamic centre, Sabtu (23/8). 

Terpisah, Kadis Perindakop dan UKM Parepare, Amran Ambar mengaku kalau punya staf bernama asr, Amran pernah memanggil yang bersangkutan terkait persoalan masalah pungutan Kategori II, tapi tidak disangkali asr. 

 ”Saya pernah panggil dan menyampaikan kepada anto, tenryata dia mengakui kalau ambil uang dari salah satu CPNSD kategori II, tetapi uang itu tidak dia ambil tetapi diserahkan oleh orang lain,”katanya singkat.



Sementara  itu  menurut Ketua LSM Mahatidana Rudi Najamuddin beberapa waktu lalu juga mengatakan bahwa akan melaporkan  adanya pungli dalam proses seleksi cpns kategori 2 bilamana hasil kajian itu sudah fainal maka kami akan laporkan ke pihak yang berwewenang.

“Bahkan kami sudah mengantongi nama baik pemberi maupun penerima dana tersebut”. Tandasnya.

(smr-rah) 


Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer