Home » » Benarkah Sopir Wawali Terlibat Pungli CPNS Kategori II ?

Benarkah Sopir Wawali Terlibat Pungli CPNS Kategori II ?

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 27 Agustus 2014 | 5:58 PM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Likaliku kebenaran keterlibatan Sopir Wawali Kota Parepare, terungkap setelah salah satu Tim Independen yang dibentuk untuk melakukan investigasi kelulusan CPNS kategori II. Adalah Rahman Saleh. Malah dikonfirmasi, Sopir Wawali itu mengakui perbuatannya saat diinterview oleh Tim Independent.

Menurut, Rahman Saleh, hasil investigasi tim Independen soal kategori II yang banyak bermasalah ternyata banyak melibatkan sejumlah oknum pejabat teras di kota ini, bahkan sejumlah bukti kuitansi dan slip penyetoran di bank tersebut ditemukan oleh tim Independen selama melakukan investigasi pasca diributkannya masalah kelulusan CPNS kategori II. 

Termasuk, supir wawali, Suhardiman Purnomo alias Nomo mengakui kalau dirinya pernah menerima uang soal kategori II yang akan diloloskan jadi PNS, tapi itupun menurut Nomo pengakuannya kepada Tim Independen bahwa hanya dirinya saja yang melakukannya tanpa melibatkan siapapun atau wakil walikota Parepare, Faisal Andi Sapada. 

“Nomo mengakui kalau ada uang diterimanya soal pungutan itu, tapi itu hanya dirinya saja yang mengambilnya tidak ada kaitannya dengan wakil walikota walaupun dirinya seorang supir wawali,” kata Rahman Saleh kepada wartawan di warkop Fachrul.

Tim Independen, kata Rahman Saleh, medesak pihak kejaksaan atau polisi untuk segera menuntaskan kasus ini agar jangan menjadi polemic di mata masyarakat, karena kasus ini bukan saja melibatkan supir wawali tapi sejumlah oknum pejabat dan anggota DPRD juga diduga ikut terlibat.

”Hanya penyidik saja yang bisa menuntaskan kasus ini, karena sudah menjadi public,”kata Rahman Saleh. 

Lanjut, Rahman, wajar saja wakil walikota, Faisaln Andi Sapada mengatakan bubarkan saja itu tim Independen kategori II yang dibentuk oleh walikota, karena diduga ada keterlibatannya terkait kasus ini karena nama sopir wawali disebut sebagai andil kasus ini.

”kami sempat disuruh bubarkan tim independen sesuai pernyataannya Faisal Sapada, setelah ada supirnya terindikasi terlibat, itu wajar mengatakan hal itu, yang jelas kasus ini banyak yang telribat dan harus dituntaskan oleh pihak penegak hukum tanpa pandang bulu,”jelasnya. 

Rahman siap memberikan keterangan kepada penegak hukum soal kasus ini, data-data yang ada pada di Tim Independn sudah lengkap, hanya saja pihak tim Independen bukan rananya untuk melaporkan hal ini, Tim Independen tugasnya hanya untuk melakukan ferivikasi soal honorer yang lulus PNS tersebut. 

Terpisah, Suhardiman Purnomo, mengakui menerima uang saat diinterviw oleh tim Independen dan bahkan membenarkan dirinya menerima uang kategori II yang akan diloloskan PNS tersebut. 

”Jadi apa yang dikatakan tim independen benar, saya pernah menerima uang tersebut,”kata Nomo kepada wartawan melalui via sselulernya saat ebrada di Makassar. (smr)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer