Home » » Lantaran Berdesaan Berkas CPNS K2 Banyak Yang Tercecer

Lantaran Berdesaan Berkas CPNS K2 Banyak Yang Tercecer

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 13 Agustus 2014 | 2:57 AM

Kabarsulawesi.com – Luwu : Sesuai surat edaran Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi RI No : 2B.2605/M.PAN.RB/6/2014 tanggal 30 juni 2014 tentang penanganan tenaga honorer k2 yang tidak lulus seleksi agar dilakukan verifikasi dan validasi sesuai kriteria sebagaimana dimaksud dalam PP56 tahun 2012 disertai surat pertanggung jawaban mutlak. 

Khusus tenaga honorer K2 Lingkup Dinas pendidikan kab.luwu yang jumlahnya ribuan orang secara mendadak mulai hari kamis tanggal 07 agustus di informasikan agar K2 yang tidak lulus segera memasukan berkas beberapa surat pernyataan dan pengesahan sk honorer K2 mulai sk 2005 – sk 2014 yang harus ditanda tangani kepala dinas pendidikan kab.luwu Drs.H.Andi pahri,MM. 

Tenaga PNS lingkup dinas pendidikan kab.luwu yang menerima berkas honorer kategori 2 bekerja tidak fropesional dan tidak memiliki sumber daya manusia (SDM) yang handal dan tanggung jawab sebagaimana mestinya. Seharusnya aparatur Negara bekerja secara efisien dan efektif menggunakan waktu yang tepat dan selesai tepat waktu sesuai yang ditentukan karena tidak profesionalnya bekerja akhirnya banyak berkas yang tercecer atau hilang dan sampai sekarang belum ditemukan karena pada hari pertama untuk memasukkan berkas peserta K2 yang ribuan jumlahnya tidak bisa di atur dan menyerobot masuk keruangan panitia. 

Akhirnya berkas banyak yang bertumpuk tidak teratur tapi bagaimanapun juga panitia harus bertanggung jawab atas pelaksanaan penerimaan berkas K2 tersebut dan ada berkas dimasukan secara kolektif dan keluar terpisah-pisah dan banyak yang belum ditemukan. Bahkan sebagian K2 yang jarak rumahnya dengan kantor dinas pendidikan jarak rumhnya sekitar 100 km tidak kembali kerumahnya tetap bertahan dan menginap di moshollah seperti K2 yang berasl dari daerah walmas yang jauhnya ada yang lebih 100 km kemudiian peserta K2 mengharapkan yang harus diluluskan terlebiuh dahulu sesuai dengan peraturan yang ada, termaksud usia tertua dan lamanya pengabdian. 

Diharapkan kepada penentu kebijakan agar aparatur yang dipimpinya bekerja dengan disiplin dan bertanggung jawab khusunya terhadap pelayanan masyarakat dan tidak menimbulkan kesan yang buruk seperti pelayanan yang sebagian di alami honorer K2 dinas pendidikan kabupaten luwu.(jamal Andua)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer