Home » » Soal Walikota “Diserang” Group Facebook

Soal Walikota “Diserang” Group Facebook

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 19 Agustus 2014 | 3:29 PM

- Iskanda Nusu: Jika Oknum PNS Terlibat Akan Diberi Sanksi 

Kabarsulawesi.com – Parepare : Salahsatu Group di Facebook (FB) yang kontennya diduga “menyerang dan menfitnah” walikota Parepare, H.M Taufan Pawe, disesalkan sejumlah tokoh masyarakat dan LSM di kota Parepare. Group FB ini merupakan sekelompok orang-orang kecewa dan sakit hati kepada walikota Parepare dan bahkan jika ada yang membela walikota maka pasti diserang juga dengan cara mengedit foto yang tidak beretika. 

Bukan saja walikota di fitnah dan diedit fotonya oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab di group fb dengan memakai akun palsu, juga pejabat teras difitnah yakni Plt Sekda Kota Parepare, Mustafa Mappangara, Asisten I Pemkot, Rusman Rahman, kepala Capil, Safri, kepala Bapedda dan sejumlah LSM dan wartawanpun juga kena imbasnya di group tersebut, kecuali wakil walikota yang di sanjung dengan positif digroup tersebut. Tindakan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab itu merupakan tindakan pidana pencemaran nama baik, pidana penghinaan lambang negara dan sebagainya. 

Hal ini dikatakan Direktur Institute Kebijakan Rakyat (IKRA) kota Parepare, Uspa Hakim. “Sangat disesalkan walikota kita difitnah oleh orang-orang tak bertanggungjawab, mestinya kalau tidak suka jangan diserang seraca privasi, kritik boleh dilakukan sesuai fakta dan data, ”jelasnya. 

Lanjut, Uspa, foto editan yang mengambarkan darakula, atau sejenis lainnya di group ini membuat masyarakat merasa walikotanya di fitnah dan tidak bisa dibiarkan begitu saja. ”ini harus diusut tuntas dan tidak boleh dibiarkan,”jelasnya. 

Ditambahkan, Uspa, ini sudah mengara perbuatan melanggar hukum sesuai UU KUHP Pasal 310 juncto Pasal 311 atas delik penghinaan dan fitnah dan unsur delik penyebaran kebencian atas dasar kelompok dan golongan, termasuk SARA, sebagaimana diatur dalam Pasal 156 dan Pasal 157 UU KUHP, dan pelanggaran UU IT. Hal senada diungkapkan, ketua LSM Benteng Ampera, Muhammad Fihir, yang juga korban penghinaan oleh akun-akun palsu di Grup FB yang sudah dirancang oleh oknum-oknum yang tidak beratnggungjawab untuk mengacaokan Parepare. 

”Ini perbuatan provokasi dan harus diusut karena merugikan kita selaku masyarakat dan pemerintah, nama-nama sudah kami kantongi dan siap melaporkan hal ini keberwajib sudah lengkap datanya,”tuturnya saat melalui inboks facebook kemarin. Fihir, mengakui kalau hanya segelintir oknum kecewa saja yang membuat akun palsu banyak untuk melakukan provokasi sehingga ingin kacaukan kota ini. 

Terpisah, Kabag Humas Pemkot Parepare, Iskandar Nusu, menyesalkan adanya group tersebut di facebook yang menghina lambang negara atau walikota Parepare, ini sangat merugikan pemerintah dan masyarakat. 

”Jadi sangat disesalkan adanya facebook akun palsu membuat group itu hanya menghina walikota,”jelasnya. (mr)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer