Home » » Walikota Parepare Kecewa Ke Panitia HUT RI Ke-69

Walikota Parepare Kecewa Ke Panitia HUT RI Ke-69

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 18 Agustus 2014 | 9:59 PM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menyatakan kecewa berat dengan kepanitian HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69 tingkat Kota Parepare tahun 2014. Taufan kecewa lantaran banyak undangan dinyatakan tidak sampai ke sejumlah tokoh masyarakat yang telah dijadwalkan hadir pada peringatan detik-detik proklamasi di Lapangan Andi Makkasau, Minggu, 17 Agustus. 

Ia pun menyatakan tidak akan tinggal diam menyikapi hal ini. Ia berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepanitian HUT Proklamasi Kota Parepare Tahun 2014. Ia minta seluruh jajaran pemerintahannya menghentikan kebiasaan mereka bersikap Asal Bapak Senang (ABS). 

 “Laporannya semua bagus-bagus, tetapi faktanya mana. Jangan terlalu banyak teori, saya mau yang real,” kata Taufan kecewa, saat memimpin rapat persiapan kedatangan Prof DR BJ Habibie, di Kantor Wali Kota Parepare, Senin, 18 Agustus. 

Rapat ini ikut dihadiri Wakil Wali Kota Parepare, HA Faisal Andi Sapada, Plt. Sekda Kotab Parepare, Mustafa Mappangara, pimpinan instansi vertical, dan pimpinan SKPD yang masuk dalam kepanitian persiapan kedatangan BJ Habibie, yang dijadwalkan tiba di Parepare tanggal 27 Agustus mendatang. Taufan menyatakan, peringatan HUT Proklamasi adalah acara besar nasional sehingga harus melibatkan dan dihadiri seluruh komponen masyarakat. Tidak boleh kata dia, acara seperti ini dianggap main-main dan dilaksanakan secara serampangan. 

Ketua Panitia HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69 tingkat Kota Parepare, Syamsuddin Taha, mengatakan, pada prinsipnya seluruh panitia telah bekerja optimal. Soal adanya Ketua Partai Politik (Parpol) tidak mendapatkan undangan, Syamsuddin kembali mengulang penegasan yang disampaikan Sekretaris Panitia, Dody Agryanto sebagaimana dimuat salah satu media terbitan local, edisi Senin, 18 Agustus bahwa tak ada Ketua Parpol yang tak diundang. 

Pihaknya kata Syamsuddin Taha yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Parepare ini, telah melakukan verifikasi sebelum undangan diedar, dan undangan untuk Ketua Partai Demokrat jelas ada dan masuk daftar yang diundang. 

Begitu juga kata dia, tokoh dan sesepuh masyarakat Parepare lainnya. “Hanya saja, dalam pengantarannya kami akui mengalami sedikit persoalan karena beberapa alamat tidak lagi sesuai dengan alamat sebelumnya,” terang Syamsuddin, dihubungi via handphone, Senin, 18 Agustus. Hal ini dibenarkkan Sekretaris Panitia, Dody Agryanto. 

Ia menyatakan, panitia telah melakukan klarifikasi kepada Rahmat Sjamsu Alam soal tidak sampainya undangan untuk Ketua Partai Demokrat Parepare itu. Dody menjelaskan, sesuai alamat yang tertuang dalam daftar, Kantor Partai Demokrat Parepare beralamat di Jalan Mattirotasi Parepare. 

Namun, kata dia, alamat ini tidak ditemukan oleh petugas pembawa undangan karena Partai Demokrat Parepare telah berpindah kantor. “Persoalannya sudah selesai. Saya tadi pagi sudah telepon pak Rahmat (Ketua Partai Demokrat Parepare, red), dan saya sudah jelaskan duduk masalahnya. Anak-anak bawah ke Jalan Mattirotasi, tetapi ternyata kantornya sudah pindah,” kunci Dody. (ist/smir)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer