Home » » Wartawan Sesalkan Sekwan Batasi Wartawan Liput Pelantikan Anggota DPRD

Wartawan Sesalkan Sekwan Batasi Wartawan Liput Pelantikan Anggota DPRD

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 30 Agustus 2014 | 1:14 PM

Kabarsulawesi.com – Luwu Utara : Sebelum acara pelantikan dan pengambilan sumpah dimulai terjadi adu mulut di antara wartawan dengan petugas kepolisian yang berjaga di pintu masuk karena petugas seakan-akan membatasi pers masuk kedalam ruangan tempat pelantikan untuk melakukan peliputan pada acara pelantikan. Alasannya, petugas tersebut walaupun wartawan dan memiliki kartu pers peliputan maupun memiliki kartu anggota PWI tetap dilarang masuk bila tidak memiliki kartu pers yang dibuat panitia pelaksana sehingga beberapa wartawan agak emosi karena dilarang masuk. 

Sesuai UU pers no 40 tahun 1999 tentang pers dari bab ke bab dan dari pasal ke pasal orang pers tidak bisa di halangi untuk menjalankan tugas jurnalistiknya, baik dalam peliputan maupun wawancara, mencari data untuk dijadikan informasi atau pemberitaan demi kepentingan umum dan Negara, sedangkan kartu pers yang di buat panitia pada acara tertentu itukan tidak berdasarkan UU PERS. 

“Kedudukan kartu pers dari pimpinan redaksi lebih resmi dan kedudukannya lebih tinggi dari pada kartu pers yang dibuat panitia.” Ungkap sejumlah wartawan, sembari menyebutkan UU Pers Nomor 40 tahun 1999, “ barang siapa dengan sengaja menghalangi wartawan untuk melaksanakan tugasnya, wajib dapat diproses secara hukum dan membayar denda.” Ungkapnya. 

Kemudian wartawan lebih banyak memprotes pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah DPRD luwu utara terhadap fhotograper lebih diberikan kebebasan berphoto-photo dalam ruangan pelantikan dari pada Wartawan. Yang diinginkan teman wartawan sebagian, bagi wartawan yang tidak membawa kartu persnya itulah yang seharusnya di suruh berhubungan dengan panitia untuk di berikan kartu pers yang dibuat panitia acara. Untungnya, sebelum acara dimulai Setelah seorang komandan yang berjaga berkomunikasi dengan Kapolres sehingga kapolres memerintahkan semua wartawan yang ada dari berbagai media di loloskan masuk kedalam ruangan untuk melaksanakan tugasnya dalam peliputan. 

Setelah selesai acara pelantikan dan pengambilan sumpah ada beberapa orang wartawan menemui ketua panitia pelaksana, H.Ibrahim untuk mengkonfirmasi soal pembatasan liputan oleh wartawan. H.Ibrahim juga Sekwan DPRD Luwu Utara menjelaskan, pihaknya tidak ada maksud untuk membatasi atau menghalang-halangi wartawan untuk melakukan peliputan pelantikan itu. 

 “Kami tidak ada maksud untuk membatasi wartawan menghadiri acara pelantikan memang untuk protab keamanan diserahkan kepada pihak kepolisian sesuai hasil rapat. makanya pihak kepolisian disiplin dan tegas menjalankan tugasnya memang ada kesepakatan bahwa sebaiknya kepada mitra kerja wartawan walaupun memiliki kartu pers sebaiknya mengambil juga kartu pers (liputan) yang dibuat panitia pelaksana sambil di daftar namanya.” Kata H. Ibrahim. H. Ibrahim pun menyampaikan permintaan maaf bila terjadi pelayanan yang kurang baik. (Jamal andua)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer