Home » » Damkar Keluhkan Minimnya Air 17 Rumah Terbakar

Damkar Keluhkan Minimnya Air 17 Rumah Terbakar

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 12 September 2014 | 7:27 PM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Dinas PU Kota Parepare, Andi Mansyur.AH mengatakan, bahwa jumlah kasus kebakaran sejak Januari hingga September 2014 ini mencapai 146 kasus, diantaranya, 17 rumah terbakar dan 129 alang-alang terbakar. 

Dari 146 jumlah kasus kebakaran ternyata empat kecamatan dikuasai si jago merah, daerah tingkat potensi kebakaran terjadi pada wilayah kecamatan soreang sekitar 9 rumah terbakar, alang-alang 46, kecamatan bacukiki barat sebanyak 3 rumah, alang-alang 37, kecamatan Ujung sebanyak 4 rumah, alang-alang 26 dan kecamatan Bacukiki sebanyak satu rumah dan alang-alang 20. “selama musim kemarau ini, sudah 17 rumah terbakar dan 129 alang-alang, ini akan lebih meningkat lagi jika masyarakat tidak waspada selama musim kemarau ini,”jelas Mansyur. 

Mansyur menjelaskan bahwa kendala yang dialami pasukan pemadam kebakaran (damkar) yakni masalah sumber air, dimana saat kurang sumber air untuk ditempati mengambil air agar tangki dan mobil damkar bisa terisi. “soal armada sudah cukup, yang kendalanya kami masalah air, bilamana kebakaran tengah malam maka susa cari air, karena biasanya pihak kami ambil air di PDAM, tapi PDAM juga tutu kalau malam hari, itupun ada titik dkitempati ambil air tapi hanya minim airnya, sehingga terlambat memadamkan api saat terjadi kebakaran,”tuturnya. 

Ditambahkan Kadis PU Kota Parepare, Syamsuddin Taha, pihak PU akan memikirkan solusi masalah air agar tidak tergantung kepada PDAM saat pengisian air dimobil Damkar dan tangki. Selain masalah kendala air, ternyata akhi-akhir inipun terjadi kelangkaan solar sehingga sulit pihak pemadam melakukan reaksi cepat. 

Ditambahkan, Syamsuddin Taha, pemerintah setem;pat sudah menghimbau kepada masyarakat, agar perlu kehati-hatian di musim kemarau ini. Himbauhan kepada masyarakat ini disampaikan setiap mesjdi dan diedarkan ditempat umum agar masyarakt perlu berhati-hati dalam keluar rumah. 

Himbauan yang harud perhatikan adalah setrika, kipas angin, pemasak nasi, kompor gas, tidak memasang steker listrik bercanag-cabang, tidak melakukan pergantian sekring tanpa seizing PLN, tidak memasang obat nyamuk yang muda terbakar, tidak membakar sampa diterik matahari, jangan biarkan anak-anak bermain korek api, jauhkan bahan-bahan mudah terbakar yakni bensin, pengencer cat, minyak tanah dan sebagainya.”kami sudah himbaukan ke masyarakat agar tetap waspada apa yang kami sampaikan, untuk menghindari kebakaran di musim kemarau ini termausk punting rokok dibuang sembarangan tempat dapat menimbulkan bahaya kebakaran,”jelasnya. (smr)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer