Home » » Jengkel Soal Dana Ka.UPTD PJU Tembaki Kaca Mobil Dinas Atasannya

Jengkel Soal Dana Ka.UPTD PJU Tembaki Kaca Mobil Dinas Atasannya

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 16 September 2014 | 3:00 AM

Kabarsulawesi.com – Parepare : SS akrab disapa PL, mengamuk dan langsung menembak tiga kali kaca mobil Dinas Nomor Polisi DP 59 K, Toyota Inova berwarna Hitam. Akibatnya, kaca mobil bagian belakang belakang milik Kadis Tata Ruang dan Webang Kota Parepare, H Kadarusman pecah. Kejadiannya, sekitar pukul 20.00 wita, Senin malam, mengunakan Senjata jenis Air Sofgun. 

Menurut, Kadis Tata Ruang dan Wesbang Kota Parepare, H. Kadarusman, kronologis kejadian malam itu, dirinya berada di rumah, di Jalan Mawar, sedangkan PL malam itu berada di kantor. H. Kadarusman yang menerima laporan dari Dedy, sopirnya, malam itu melihat langsung kenekatan PL tidak bisa berbuat banyak, dia (Dedy-red) tidak bisa berbuat apa – apa selain melaporkan ke atasannya.. H. Kadarusman pun langsung ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), malam kejadian itu pula, H. Kadarusman melaporkan kepihak berwajib karena terjadi pengrusakan asset daerah. 

Bahkan H. Kadarusman sempat bertemu dengan pelaku dan menanyakan apa masalahnya sehingga PL yang juga Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Parepare. 

”Saya sempat ketemu, saya bertanya sama Pallung apa masalahnya, tapi dia bilang bahwa masalah tidak keluar dananya termasuk anggaran perjalanan dinasnya tersebut. Bahkan malam itu saya sudah jelaskan bahwa memang dana yang dimaksud tersebut memang belum cair.” Kata Kadarusman, sembari mengatakan, selama ini dirinya (H. Kadarusman), tidak pernah ada masalah dengan anak buahnya itu. 

Dari kejadian itu, H. Kadarusman sudah melaporkan hal ini ke berwajib dengan Nomor Laporan Polisi : TBL/631/IX/2014/SPKT, yang saat itu pelaporan soal pengrusakan tersebut diterima Ka.SPK Polres Parepare, Aiptu Manuri. 

Menanggapi kejadian penembakan laca mobil dinas Dinas Tata Ruang dan wasbang, menurut Wakil Walikota Parepare, H Achmad Faisal Andi Sapada, sangat menyayangkan tindakan tersebut, apalagi dilakukan seorang pejabat UPTD PJU Dinas Tata Ruang Dan Wasbang menembak mobil atasannya, “ini tidak boleh dibiarkan karena sangat merusak pemerintahan” Ungkap Wawali. 

Faisal bersitegas agar Pelaku pengrusakan mobil dinas itu dihukum seberat-beratnya, baik pidananya ditangani pihak kepolisian maupun secara adminsitrasi di lingkup pemerintahan. 

”Jadi saya minta pihak kepolisian tetap bertindak tegas tanpa pandang bulu, dan saya juga akan memerintahkan kepada Inspektorat agar mengusut tuntas kasus ini, jika terbukti bersalah dan hukumannya berat maka bisa saja dipecat,”tegas Faisal Andi Sapada saat dikonfirmasi dikantor Pemkot, selasa (16/9). 

Menurut Wawali, perbuatan tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja, “ini merupakan present buruk bagi kami, karena tidak boleh seenaknya punya senjata api sejenis air sofgun hanya untuk bertindak semaunya, izinnya harus dicabut mengenai penggunaan senjata api ini, karena bahaya buat warga dan pemerintah,”tuturnya. 

Senada dengan Wawali, Kabag Pemerintahan, Dody Agriyanto, menegaskan, perbuatan kepala UPTD PJU itu merupakan perbuatan preman dan cara-cara koboy yang bukan saatnya sekarang ini dilakukan. Perbuatan seorang pejabat seperti PL itu, kata Dody, harus diberi sanksi tegas, dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. 

”Kapan selalu dibiarkan maka pasti berbuat ulah lagi, dan ini harus ditindak tegas, saya sudah kordinasi dengan pihak berwajib agar diberi sanksi tegas,” sesalnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Inspektorat kota Parepare, Husni Syam menjelaskan, pihaknya menunggu tembusan pelaporan pengerusakan aset kendaraan dinas tersebut. “Kami tunggu laporannya, kalau soal hukum pasti di Kepolisian, kalau soal etika PNS maka kami yang akan proses sesuai aturan yang ada.”katanya. 

Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP. Wahyuddin Rahman, berada di luar daerah saat dihubungi via selulernya, belum tahu hal itu, tapi dia tetap melakukan proses hukum sesuai aturan berlaku.”tanyakan langsung ke Kabag ops,”katanya singkat. 

Informasi dari berbagai sumber, PL sudah diamankan di polres Parepare barang bukti berupa peluru tiga butir hasil tembakan, senjata api jenis air sofgun, dan kaca mobil sudah ada di penyidik untuk dijadikan barang bukti. 

Sedangkan mobil dinas yang pecah kaca belakangnya akibat ditembaki, kini sudah ditutup menggunakan plastik. (smr)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer