Home » » Masyarakat Palang Mobil Kontainer Lewat Pemukiman Warga

Masyarakat Palang Mobil Kontainer Lewat Pemukiman Warga

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 24 September 2014 | 2:30 AM

Ka. PT. Pelindo Parepare, suhadi
Kabarsulawesi.com – Parepare : Masyarakat Cappa Ujung, kelurahan Ujung Sabbang, kecamatan Ujung, Kota Parepare, melarang mobil 12 roda pengangkut container, Selasa, (23/9) pukul 17.00 wita, setelah menyerunduk pohon milik warga setempat. Saat mobil container menyerunduk pohon dilokasi acara hajatan warga, sehingga langsung warga menghalangi mobil container lewati jalur tersebut. 

Warga mendesak pemerintah dan pihak PT Pelindo agar mobil container tidak lagi melewati pemukiman warga, kalau perlu dibuatkan jalur khusus yang jauh pemukiman warga. Arif salah satu warga dilokasi Cappa Ujung, menyesalkan sikap PT Pelindo tidak peduli terhadap kenyamanan warga, karena kehadiran mobil angkutan Container yang berkafasitas 40 hingga 50 ton ini, sejak 2 tahun lalu, sudah merugikan masyarakat.”Mestinya mobil container tidak lewat dipemukiman warga, perlu ada jalur khusus buat mobil container tersebut,”jelasnya. 

Arif menambahkan, dulu, pelabuhan Cappa Ujung merupakan pelabuhan penumpang, tapi diahlikan PT Pelindo ke Pelabuhan Nusantara wilayah malusetasi kelurahan Ujung, atau sekitar lokasi lapangan Andi Makkasau, jantung kota Parepare. Pindahnya kapal pelni penumpang di pelabuhan Nusantara, maka otomatis inkam pendapatan masyarakat di Cappa Ujung nihil, justru hanya keresahan yang didapatkan warga setelah pelabuhan Cappa Ujung menjadi pelabuhan cargo (barang).”jika pemerintah tidak menghindakan hal ini maka masyarakat akan mengambil sikap tegas,”jelasnya. 

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Hatta Halede, yang juga merupakan korban dari mobil container, dimana mobil miliknya rusak berat ditabrak pada subuh dini hari beberapa bulan lalu, walaupun perusahan dari milik container melakukan ganti rugi bukan berarti masalah ini selesai, tapi dikuatirkan ada lagi korban,”untung saja hanya harta kami dirusaki bagaimana kalau sudah manusia yang jadi korban, “jelasnya. 

Hatta berharap kepada PT Pelindo dan Pemerintah Kota Parepare agar segera melakukan langkah-langkah untuk memikirkan keberadaan mobil container ini, jangan ada korban jiwa barukita menyadarinya. Manager PT Pelindo Cabang Parepare, Suhadi berjanji akan berkordinasi dengan pihak perusahan pemilik mobil container untuk mencari solusinya agar tidak lagi lewat perkambungan warga,”jadi saya akan kordinasi dulu pihak pemilik perusahan untuk mencari solusinya ,”jelasnya. 

Pihak Pelindo, kata Suhadi, sudah memikirkan hal itu, agar mobil container tidak masuk lagi ke pemukiman warga yang selama ini masyarakat menggap meresahkan atau tidak nyaman atas adanya mobil container tersebut. Kabid darat Dishub, Rusli belum bisa berbuat banyak, dan bahkan berjanji akan turun kelokasi untuk melihat kondisinya,”jadi nanti saya lihat dulu dilapangan,”katanya singkat saat dihubungi via selulernya, kemarin, (smr)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer