Home » » Masyarakat Walmas Tuntut Realisasi Pemekaran Luteng

Masyarakat Walmas Tuntut Realisasi Pemekaran Luteng

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 22 September 2014 | 8:13 PM

Kabarsulawesi.com – Luwu : Hingga saat ini, warga Walenrang Lamasi (Walmas) terus menuntut pemekaran Kabupaten Luwu Tengah (Luteng). Masyarakat akan melakukan aksi demo besar-besaran, “memaksa” pihak DPR RI mempercepat pemekaran wilayah Luteng yang sudah 10 tahun mereka perjuangkan. 

Menurut warga Luwu yang bermukim di wilayah bagian tengah yang terdiri 6 Kecamatan itu, Kabupaten Luteng secepatnya harus direalisasikan oleh DPR RI (Komisi II), karena warga yang bermukim di wilayah bagian tengah ini kesulitan dalam hal mengurus segala hal, karena jarak dari ibukota Kabupaten Luwu saat ini berjarak 100 km. Akibat jarak yang cukup jauh tersebut, masyarakat yang berada di Walmas merasa kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten. 

Pasalnya, selain jarak tempuh yang sangat jauh, warga juga kesulitan untuk mengakses berbagai pelayanan administrasi. 

 “ Kami harus menempuh perjalan jauh dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit jika ingin ke ibukota Kabupaten yang ada di Belopa.” Ungkap warga. 

Sehingga lanjutut warga, pelayanan masyarakat walmas tidak mendapat pelayanan semaksimal mungkin dan mengeluarkan biaya cukup besar dalam pengurusan administrasi dan masyarakat walmas terisolir dari ibukota kabupaten karena diantarai satu ibukota yaitu kota Palopo. Menanggapi aksi demo yang akan digelar menuntut pemekaran wilayah di Luwu, Kapolres Lluwu AKBP. Alan G, bersama komandan Brimob Baebunta di Kantor Polsek Walenrang saat dimintai tanggapan tentang pengamanan aksi demo.

Alan menjelaskan, tidak ada yang dilarang untuk menyampaikan aspirasinya selama melalui prosedur atau mekanisme yang sudah ditentukan terutama bila melaksanakan demo tidak berbuat anarkis terutama melawan petugas. Hal itu diungkapkan Kapolres Luwu, mengantisipasi pengalaman aksi demo beberapa bulan yang lalu di daerah Walmas yang melukai beberapa petugas Brimob dirawat di Rumah sakit akibat di lempari bom molotov dan batu akhirnya petugas membalas dengan tembakan.
(Jamal Andua)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer