Home » » Terkait Kasus Gratifikasi CPNSD 2009 Ditolak Mahkamah Agung

Terkait Kasus Gratifikasi CPNSD 2009 Ditolak Mahkamah Agung

Written By Redaksi kabarsulawesi on Minggu, 07 September 2014 | 2:30 AM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Ketua KNPI Parepare, Yusuf AR, akhirnya di tahan di LAPAS Parepare terkait kasus gratifikasi CPNSD tahun 2009, lalu, yang melibatkan mantan pegawai BKDD, widi prasetiyo senilai Rp. 40 juta, yang sudah menjalani hukumanya. Yusuf tidak diterima kasasinya oleh mahkama Agung (MA) sehingga harus menjalani, dimana memberi dan menerima dalam UU tipikor harus menanggung resikonya. 

Sebelumnya, Widi Prasetiyo sudah menjalani vonisnya selama satu tahun penjara oleh majelis hakim sejak tahun 2010, terbukti melanggar pasal 12A UU no. 20 tahun 2001 tentang tipikor, dimana Widi selaku terpidana menerima uang kepada Muhammad Yusuf AR, yang sekarang ini ketua KNPI Parepare. Sekarang widi sudah lepas setelah menjalani hukumanya, kini Yusuf AR, harus menjalani hukumannya selama 3 bulan denda Rp. 3 juta. 

Sesuai putusan pengadilan, Yusuf melakukan kasasi namun tidak diterima oleh MA sehingga harus menjalani penjara 3 bulan. Hal ini dibenarkan, Kejari Parepare, Irwan Sinuraya, melalui kasi tindak pidana khusus (Pidsus), Andi Wawo Dapi, kepada wartawan melalui via selulernya, ahad (7/9). 

Lanjut, Wawo, terpidana sudah masuk di LAPAS Parepare, sedang menjalani hukuman penjara sesuai putusan pengadilan yang dikuatkan oleh MA,”terpidana sudah ada di Lapas Parepare untuk menjalani hukumannya,”jelasnya. Dihubungi terpisa, kepala Lapas Parepare, Indra, juga mengakui kalau Muhammad Yusug AR sudah berada di Lapas sejak satu bulan lalu, “jadi sisa dua bulan lagi masa tahannya dijalani,”jelas Indra. 

Terpidana, Yusuf terbukti bersalah dengan sengaja melakukan gratifikasi CPNSD tahun 2009, sehingga harus menjalaninya sesuai putusan pengadilan negeri yang dikuatkan lagi oleh MA tersebut.”terpidana sudah ada di Lapas sekarang,”jelasnya singkat. (smr)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer