Home » » Terkait kasus penghinaan Sulastri Jadi Buronan Kejaksaan

Terkait kasus penghinaan Sulastri Jadi Buronan Kejaksaan

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 03 September 2014 | 3:00 AM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Terdakwa Sulastri alias Sul Binti S.Bintang (49) warga jalan padat karya BTN Lapadde Mas No, 7 kecamatan Ujung, Kota Parepare, akhirnya buronan kejaksaan negeri Parepare. 

Pasalnya setelah terdakwa melakukan kasasi ke MA (Mahkama Agung), justru MA mengadili terdakwa menyatakan tidak dapat diterima permohonan kasasinya, sehingga harus menjalani perbuatan yang dilakukannya, sesuai putusan pengadilan negeri sebelumnya. Adanya putusan MA yang dikomandoi, Dr Artidjo Alkostar, berarti kejaksaan selaku eksekutor, harus menjalankan tugasnya untuk mengeksekusi terdakwa dengan memasukkan di LAPAS.

”Jadi kami akan mengeksekusi terpidana Sulastri,”jelas Kajari Parepare, Irwan Sinuraya. Lanjut, Sinuraya, terdakwa ini sudah menjadi terpidana yang harus di bawah ke LAPAS untuk menjalani hukumannya sesuai putusan MA tersebut. 

Bilamana tidak melakukannya, berarti terpidana Sulastri ini bias masuk daftar buronan oleh pihak kejaksaan. Sinuraya menjelaskan, terpidana Sulastri ini melakukan perbuatan penghinaan terhadap korban Novianti, pada hari Kamis, 8 maret 2012, sekitar pukul 17.00 wita, terpidana sengaja merusak kehormatan atau atasn nama baik seseorang dengan sengaja menuduh dan melakukan perbuatan penghinaan terhadap korban, dilapangan tennis milik korem, jalan Andi Mappatola Parepare. Terpidana, sengaja mengeluarkan kata-kata penghinaan terhadap korban dengan bahasa,

”kamu kurang ajar, apa itu kamu suamimu itu korupsi sehingga dipecat, kamu itu punya banyak utang sama ibu-ibu,”kata terpidana kepada korban saat itu, dan kata-kata itu selalu diulangi dengan nada keras yang dapat didengar oleh orang lain disekitar itu. Perbuatan terdakwa dikenakan pasal 310 ayat (1) KUHP, dimana sudah jelas ancamannya, dan terdakwa harus menjalani hukumannya sesuai putusan MA tersebut.”kalau terdakwa atau terpidana tidak menyerahkan diri kepada pihak kejaksaan maka pihak kejaksaan akan memasukkan daftar pencari orang (DPO) ataukah buronan kejaksaan,”tegas Irwan singkat. 

Ditambahkan, Irwan, pihaknya akan menyurat ke kepolisian dan lembaga lainnya untuk menempelkan pengumuman dimana saja sebagai masuk daftar buronan kejaksaan,”kami minta lebih baik serahkan diri, dan bagi masyarakat yang mengetahuinya maka laporkan kepada pihak kami atau ke polisian terdekat,”tuturnya singkat kemarin. (smr)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer