Home » » Walikota Parepare Bantu Korban Angin Kencang Lumpue

Walikota Parepare Bantu Korban Angin Kencang Lumpue

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 16 September 2014 | 2:30 AM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Peristiwa bencana angin kencang yang terjadi di Kota Parepare, Minggu pagi, 14 September, disikapi Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe. Didampingi Asisten Satu, H Rusman Rahman, Taufan langsung mengunjungi lokasi para korban yang berada di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat. 

Dalam kunjungan ini Taufan menyerahkan bantuan terpal untuk 10 keluarga yang rumahnya paling parah terkena serangan angin yang datang tiba-tiba. Selain terpal, Taufan juga menyerahkan bantuan lauk pauk, pakaian, sarung serta bantuan lainnya. Taufan minta warga yang tertimpa bencana bersabar. Ia menegaskan, pemerintah kota tak akan tinggal diam menyikapi perisitiwa tersebut. 

Rencananya, pemkot akan memberikan bantuan perbaikan rumah kepada para korban sesuai tingkat kerusakan. Laporan sementara Lurah Lumpue, Rusdaniah, bencan angin kencang di Kelurahan Lumpue merusak sekitar 100 rumah. 

 “Dari jumlah tersebut, sekitar 10 rumah merupakan paling parah tingat kerusakannya,” kata Rusdaniah, di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan tersebut. Selain kelurahan Lumpue, angin kencang juga merusak sejumlah rumah di kelurahan Bumi Harapan, khususnya di daerah Kampung Mandar. 

Terkait ini, Taufan memerintahkan Asisten Satu, H Rusman Rahman dan Kabag Pemerintahan, Dody Agriyanto yang juga ikut serta dalam penyerahan bantuan tersebut, agar mengkoordinasikan ke semua camat lurah, kemungkinan adanya warga lain yang terkena bencana serupa. 

Kepala Dinas Sosial, Dr Salim Sultan dan Camat Bacukiki Barat, Andi Thamrin, dan sejumlah petugas Tagana juga tampak dalam kegiatan tersebut. Bencana angin kencang di Parepar bukanlah kali pertama terjadi. Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat menjadi salah satu wilayah yang paling sering disambangi bencana angin yang biasa terjadi di bulan Februari dan Agustus September tersebut. 

Maklum, wilayah ini merupakan daerah terbuka dan langsung berhadapan dengan laut lepas (Selat Makassar). Selain itu konstruksi rumah-rumah warga yang sebagian besar beratapkan seng, menambah kerawanan daerah ini dari ancaman bencana angin kencang. 

Taufan menghimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, tidak saja terhadap kemungkinan terulangnya ancaman angin kencang, tetapi juga bencana kebakaran yang biasa terjadi di musim kemarau seperti saat ini. (smr)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer