Home » » Sopir Taksi Bandara Sultan Hasanudin Makassar Mogok

Sopir Taksi Bandara Sultan Hasanudin Makassar Mogok

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 25 Februari 2015 | 9:24 AM

Kabarsulawesi.com – Makassar : Puluhan sopir taksi yang terdiri dari 17 perusahaan taksi yang beroperasi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar mogok memberikan pelayanan, Rabu (25/02/2015). 
 
Akibatnya sempat membuat penumpukan penumpang di area tunggu angkutan taksi. Aksi mogok yang dilakukan di area pengendapan taksi bandara internasional ini sebagai bentuk protes mereka terhadap banyaknya sopir liar yang leluasa beroperasi di dalam kawasan bandara. Selain memprotes banyaknya taksi dan kendaraan angkutan yang beroperasi secara tidak resmi aksi ini juga sebagai penolakan terhadap kebijakan manajemen Angkasa Pura yang memberlakukan sistem grouping yang mengatur operasional taksi di bandara. Mereka meminta agar sistem grouping ini segera dihapus karena dinilai merugikan para sopir. “Groping ini membuat sopir merugi, ada pihak-pihak yang diuntungkan sementara lainnya rugi,” Kata Abdullah Wellong, Ketua Perhimpunan Angkutan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. 

Aksi mogok sopir bandara ini baru mencair setelah pihak manajemen Angkasa Pura bersedia menemui para sopir dan melakukan pertemuan. Meski sempat terlibat keributan saat dengar pendapat, pertemuan perwakilan sopir dengan pihak Angkasa Pura dan dikawal aparat Kepolisian Resort (Polres) Maros, Sulawesi Selatan ini berjalan damai. 

Dalam pertemuan itu, Angkasa Pura berjanji akan mencarikan solusi dan meminta waktu hingga awal Maret nanti untuk mengubah sistem grouping yang baru berjalan sekitar satu bulan ini. Sementara itu pihak angkasa pura mengatakan jika sebenarnya sistem grouping yang baru diberlakukan satu bulan ini dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada para pengguna jasa dan menghindari banyaknya calo di bandara. “Sistem ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan menghindari calo,” Kata Jafar Marikar, Airport Operation Departemen Head PT Angkasa Pura. 

Dikatakannya sistem grouping adalah sistem operasional pelayanan taksi dan angkutan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar dimana terdapat enam group dan dalam satu group terdiri dari empat perusahaan taksi yang beroperasi di bandara. Calon penumpang dapat memilih taksi yang ingin digunakan dengan memilih pada touch screen yang disediakan di area tunggu angkutan taksi dengan memilih salah satu group maka taksi dalam group tersebut yang masuk ke area pengendapan taksi lebih dahulu akan keluar dan mengantar calon penumpang. 


Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer