Home » » Dua PNS Terima BPJS Ketenagakerjaan Rp. 350 Juta

Dua PNS Terima BPJS Ketenagakerjaan Rp. 350 Juta

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 31 Juli 2015 | 8:30 PM

Kabarsulawesi.com – Luwu Utara : Dua orang ahli waris menerima santunan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu Timur senilai Rp 350.793. 680 dari dua orang PNS Pemkab Luwu Timur yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Kedua PNS yang meninggal dunia tersebut adalah Neti Suasana Langi Dala yang berprofesi Guru SD di Kec. Mangkutana dan Syamsul Rijal, mantan Kabag Umum Sekretariat DPRD Kab. Luwu Timur. Kedua ahli warisnya menerima santunan yang diserahkan langsung Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma disaksikan Anggota DPR RI Komisi IX, Hj. Andi Fauziah Pujiwatie Hatta dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Luwu Timur, Albertus Wahyudi diruang rapat pimpinan kantor Bupati, Jumat (31/07/2015) . 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Luwu Timur, Albertus Wahyudi mengatakan santunan yang diserahkan sejumlah Rp. 350.793.680 dengan rincian Rp 329.793.680 kepada Alm. Syamsul Rijal yang meninggal karena kecelakaan kerja dan Rp 21.000.000 kepada Alm. Neti Suasana Langi Dala yang meninggal diluar kecelakaan kerja. 

Lanjut Albertus, seluruh Pegawai Pemkab Luwu Timur telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak Februari 2015. Sampai dengan Juli 2015 sudah ada tiga klaim atau santunan yang telah dibayarkan oleh BPJS 

Ketenagakerjaan kepada PNS sebesar Rp. 371.793.680. BPJS Ketenagakerjaan katanya lagi, merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah Luwu Timur untuk memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada pegawai pemerintah dan swasta. 

Apalagi, dengan keberadaan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis di Kota Malili, semakin mempermudah peserta di wilayah Kabupaten Luwu Timur dalam memperoleh pelayanan dan pejelasan terkait program BPJS Ketenagakerjaan. Albertus berharap dukungan dan kerjasama yang baik Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, maka semua pekerja, baik formal maupun informal yang ada Luwu Timur dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

"BPJS Ketengakerjaan bisa menjadi “partner / mitra” Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di Luwu Timur" jelasnya. 

Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma mengatakan acara pada hari ini bukanlah semata-mata penyerahan santunan kematian bagi ahli waris, tetapi sekaligus merupakan sosialisasi nyata, sebagai bukti bahwa kehadiran BPJS Ketenagakerjaan sangat berarti atau bermanfaat bagi pegawai pemerintah dan swasta. 

 "Memang santunan tersebut tidak dapat mengantikan kehilangan anggota keluarga kita, tetapi sangat membantu meringankan beban bagi mereka yang ditinggalkan" kata Hatta. 

Bupati juga menghimbau kepada semua kepala SKPD terkait, terutama Dinas Tenaga Kerja sampai dengan Camat agar membantu mensukseskan program BPJS Ketenagakerjaan. 

Ia berharap, seluruh warga Luwu Timur, khususnya tenaga kerja baik formal maupun informal menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Bupati dua periode ini juga meminta untuk segera dilakukan koordinasi secara intensif antara BPJS Ketenagakerjaan dengan instansi Pemerintah Daerah untuk melakukan sosialisasi terkait program BPJS Ketenagakerjaan sampai ke desa-desa, baik melalui kelompok tani yang ada maupun dengan organisasi atau wadah yang ada, agar manfaat program BPJS Ketenagakerjaan ini benar-benar dapat dirasakan oleh semua masyarakat pekerja di Luwu Timur. (hms).
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer