Home » » Oknum Legislator Sidrap Nyabu Plus Enam Temannya Dibekuk BNN

Oknum Legislator Sidrap Nyabu Plus Enam Temannya Dibekuk BNN

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 30 Juli 2015 | 1:14 AM

Kabarsulawesi.com – Sidrap : Aziz Laseda (43), seorang anggota DPRD Kabupaten Sidrap dari Partai Gerindra, bersama 6 orang lainnya masing - masing Arhan Wasad (39), Asri Sabir (35), Ratna syam Dg.Amel (31), Juliyanti Sondak (28), Etry Palaenzi (23) dan Suriyani Adam (28), dibekuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan yang juga melibatkan gabungan personil Resmob Brimob Polda Sulsel yang dipimpin Kanit 1 Subden Resmob Ipda Warman. 

Legislator Azis dan 6 orang temannya dibekuk di Cafe 45 Jl. Bojoe Kelurhan Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap sekira pukul 16.50 Wita, Rabu 29 Juli. Barang bukti yang diamankan, empat sachet plastik kecil berisikan kristal bening dengan berat netto lima gram, dua sachet plastik sedang berisikan kristal bening dalam jumlah kecil, satu sachet plastik kecil bekas pakai, satu buah dompet kecil warna merah, satu buah bong dari botol mineral lengkap dengan pirex, dua buah sendok sabu, dan dua potong pipet plastik kecil ukuran pendek. 

Selain itu, satu buah handphone samsung warna putih, satu buah HP samsung warna hitam, satu buah hardisk eksternal merk toshiba warna hitam, satu buah dompet kulit warna cokelat tua, satu buah kartu atm Mandiri no. 4616994151190719,1 buah kartu atm BRI no. 5221845005890850. 

 "Tim gabungan melakukan pengepungan dan penggeledahan pukul 17.05 wita, tersangka langsung kami bawa ke Mako Detasemen B pelopor Brimob Polda Sulsel untuk diamankan, dan dilanjutkan tes urine dengan hasil semua positif . Semua tersangka kami bawa ke kantor BNNP di Kota Makassar, guna penyelidikan lanjut," kata Kabid Pemberantasan BNNP Sulsel AKBP Rosna Tombo. 

Dari hasil pemeriksaan BNN ini, hanya Azis dan seorang rekannya, Asri Sabir, 35 tahun dimasukkan ke tahanan. Sedangkan lima orang lain dikirim rumah rehabilitasi di Baddoka, Makassar. Azis dan Asri juga diancam lima tahun penjara. 

Saat ini mereka mendekam di tahan BNN. Dalam konferensi persnya di BNNP Sulsel, Kamis 30 Juli Ketua BNNP Sulsel, Brigjen Pol Agus Budiman Manalu mengatakan, indikasi Azis sebagai pengedar tidak menutup kemungkinan. Namun, saat ini masih proses pendalaman. Apalagi, dari pemeriksaan awal Azis diketahui memiliki narkoba sejak tiga bulan lalu. Kelima rekan Azis Lesad jelas Agus Budiman Manalu, tidak ditahan karena mereka tidak terbukti memiliki barang. 

Kelimanya dimasukan ke rumah rehabilitasi untuk dibina agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. “Saat ini memang kita sudah terapkan pasal pengguna narkoba. Untuk masalah dia pengedar atau bukan, itu masih perlu pembuktian lagi,” ujar Agus. Lanjut Agus Budiman Manalu Masalah lain yang didalami, di antaranya keberadaan Cafe 45, milik Azis. 

Ada dugaan kafe itu sudah sekian lama menjadi tempat berpesta dan tempat transaksi narkoba. “Jadi di sana tidak hanya menawarkan kopi dan semacamnya, tapi yang datang bisa mengonsumsi narkoba dengan aman. Apalagi sudah disediakan kamar,” katanya. 

Ketua DPRD Kabupaten Sidrap H. Pilli membenarkan penangkapan anggota DPRD Sidrap itu. Menurut H. Pilli, begitu Azis Laseda ditangkap, besok pagi pihaknya rapat untuk diproses di Badan Kehormatan. Tentang sanksi yang akan di terima oknum Legislator asal Partai Gerindra itu, kata Ketua DPRD Sidrap, nanti sesuai hasil dari Badan Kehormatan DPRD Sidrap itu sendiri. (soel) 

 Ket. Foto : Para Tersangka dan Barang bukti saat konferensi Pers di kantor BNN Sulsel
sumber foto : telusur google
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer