Home » » Empat Kepala Daerah Teken MoU BKPTL

Empat Kepala Daerah Teken MoU BKPTL

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 26 Agustus 2015 | 7:00 PM

Kabarsulawesi.com - Luwu Timur : Otonomi daerah memberikan ruang yang luas bagi daerah untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Wajar bila setiap daerah berlomba memacu pertumbuhan daerahnya dengan segala potensi yang dimiliki. 

Namun alangkah indahnya jika masing-masing daerah menggagas kerjasama yang saling menopang dan mendukung dalam pembangunan. Peluang inilah yang dimanfaatkan empat Kepala Daerah se Tana Luwu untuk menggagas Badan Kerjasama Pembangunan Tana Luwu (BKPTL). 

Gagasan pembentukan ini dituangkan dalam penandatanganan naskah pembentukan BKPTL oleh Walikota Palopo, HM. Judas Amir, Bupati Luwu, H. Andi. Mudzakkar, Bupati Luwu Utara, H. Arifin Djunaedi dan Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma di Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur.

Penandatanagan naskah kerjasama ini juga disaksikan Sri Paduka Datu Luwu, H. Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, Para Ketua DPRD se Tana Luwu, Sekda, Bappeda, Dinas Pendapatan, Kabag Organisasi dan Kabag Hukum se Tana Luwu. Sekkot Palopo, Kasim Alwi menjelaskan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, suatu daerah dapat melakukan kerjasama dimana dasar hukum pelaksanaannya diatur dalam Permendagri nomor 22 Tahun 2009 tentang petunjuk teknis tata cara kerjasama daerah.

 "Setiap daerah punya potensi yang dapat dikerjasamakan dengan daerah lainnya, baik itu potensi ekonomi, sosial budaya, pariwisata hingga infrastruktur. Peluang inilah yang mendasari pembentukan BKPTL ini" jelasnya. Bupati Luwu, H Andi Mudzakkar mengharapkan agar pembangunan badan kerjasama ini mengedepankan budaya. 

Sebab budaya adalah perekat dan pemersatu sesama Wija to Luwu. Apalagi secara historis ke empat daerah otonom ini merupakan bagian dari Kedatuan Luwu. Ia juga mengharapkan agar Andi Hatta Marakarma dapat mengawal BKPTL. Ini juga yang diharapkan Walikota Palopo, HM Judas Amir. Bupati Luwu Utara, H. Arifin Djunaedi mengatakan ada dua hal penting dari kerjasama ini. Pertama akselerasi pembangunan dan kedua untuk menghilangkan sekat-sekat dan ego sektoral kedaerahan.

 "sebagai wija to luwu, perjanjian ini adalah siri'. Itu artinya tidak boleh berhenti pada tataran konsep tapi harus kita realisasikan" katanya. Bupati Luwu Timur, H Andi Hatta Marakarma mengatakan kerjasama ini telah digagas sejak tahun 2006 lalu. 

Namun sempat mandek karena sibuk mengurusi daerah masing-masing. "Alhamdulillah, kita patut bersyukur BKPTL ini dapat kita wujudkan dan sepakati melalui penandatanganan kerjasama daerah ini" ucapnya. 

Menurutnya, pertemuan kerjasama daerah ini menjadi gerbang bagi Kabupaten/Kota se Tana Luwu untuk mengsingkronkan potensi dan obyek yang akan dikerjasamakan. Ia menilai kerjasama kawasan ini bisa sukses. 

Pasalnya, kawasan ini punya hubungan emosional dan keterikatan moral dibawah payung Kedatuan Luwu. "saya yakin, semua yang hadir memiliki pemikiran yang sama untuk memberikan yang terbaik bagi daerah dan masyarakatnya" tandasnya. 

 Ia berharap BKPTL ini nantinya akan melakukan kajian dan rumusan yang konstruktif dala membangun kesepahaman dan pemilihan objek-objek yang dikerjasamakan. Datu Luwu, Andi Maradang Mackulau mengatakan peluang kerjasama inilah yang diharapkan masyarakat tana luwu selama ini. 

"Kita semua berharap wilayah tana luwu dapat berkembang semakin maju secara bersama-sama" tutupnya. (hr/hms).
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer