Home » » PKK Luwu Timur Sosialisasi BKB Holistik

PKK Luwu Timur Sosialisasi BKB Holistik

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 08 Agustus 2015 | 8:23 PM

Kabarsulawesi.com - Luwu Timur : Kualitas sumberdaya manusia merupakan faktor kunci keberhasilan dalam pelaksanan berbagai kegiatan pembangunan berkualitas. Termasuk pembangunan keluarga berencana didalamnya, Untuk menuju hal tersebut, Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur melalui Pokja II menggelar sosialisasi Bina Keluarga Balita (BKB) holistik integratif,di Aula Rumah Dinas Bupati Luwu Timur, Sabtu (08/08/2015). 

Acara tersebut di hadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, H Baharuddin, Ketua Dharmawanita Persatuan Kab Luwu Timur, Masrah, para Ketua Tim Penggerak Kecamatan, dan ratusan kader PKK yang berasal dari berbagai desa/Kelurahan di 11 kecamatan di Kabupaten Luwu Timur. Ketua Pokja II, Safia Ismail mengatakan kegiatan ini untuk mensosialisasikan kegiatan Bina Keluarga balita (BKB) holistik integratif kepada seluruh pengurus TP-PKK disemua tingkatan, mulai dari TP-PKK Desa/Kelurahan, Kecamatan dan  Kabupaten dengan narasumber Dra‎ Hj Sulaeha Karim, mantan widyaiswara BKKBN Provinsi Sulsel. 

Menurutnya program BKB yang terintegrasi dengan posyandu dan PAUD yang mencakup beberapa elemen yang ada di 10 program pokok PKK, diantaranya Pokja I dalam hal moral,etika dan sopan santun, Pokja III dalam hal ragam makanan (gizi balita) serta Pokja IV tentang Kesehatan dan tumbuh kembang balita. Lanjut Safia, ini juga menjadi ajang diskusi dalam mensosialisasikan bina Keluarga balita (BKB) holistik integratif kepada seluruh pengurus TP-PKK disemua tingkatan, mulai dari TP-PKK Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Kabupaten yang bertemakan,

"Masa depan anak berawal dari rumah"” jelas Safia. 

Sementara itu, Asisten Administrasi umum, H. Baharuddin saat membuka kegiatan ini mengatakan Dalam rangka meningkatkan kualitas gerakan PKK di Kabupaten Luwu Timur, keikutsertaan kader PKK dalam melaksanakan pembangunan nasional perlu didukung oleh sumber daya yang lebih berdaya guna dan berhasil guna, 

Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi BKB ini dilaksanakan guna meningkatkan kualitas kinerja para kader agar lebih professional di lapangan, khususnya dalam upaya mengurangi balita dengan gizi buruk, perkembangan terlambat, dan balita dengan kecerdasan kurang. 

Baharuddin menjelaskan penanganan permasalahan Balita perlu dilakukan secara menyeluruh dan terpadu, yakni mencakup aspek perawatan, kesehatan dan gizi, aspek pendidikan serta pengasuhan. Yang mana, hal itu harus dilaksanakan secara terintegrasi dengan beberapa sektor instansi terkait. 

Ia berharap, setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini, para kader PKK nantinya harus senantiasa berintegrasi dengan para penyuluh KB, Posyandu dan PAUD yang ada di wilayahnya masing-masing. Dengan demikian, para Balita yang ada di Kabupaten Luwu Timur akan mendapatkan perawatan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan yang maksimal. Sehingga akan tercipta generasi terencana yang tangguh dan mempunyai akhlak dan budi pekerti yang baik. (is/hms)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer