Home » » SDM Pengelola Koperasi di Parepare Masih Rendah

SDM Pengelola Koperasi di Parepare Masih Rendah

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 01 Agustus 2015 | 8:42 PM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Sebagai kota Jasa dan Niaga, peran koperasi dalam memajukan perekonomian di kota Parepare cukup besar. Dari data yang ada, 99,99 persen unit usaha yang ada di Parepare digerakkan oleh koperasi dan kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Selain itu koperasi dan UKMK mampu menyerap tenaga kerja lebih kurang 87 persen dari jumlah tenaga kerja produktif yang tersedia. 

Data tahun 2013, Koperasi di Parepare, sumbangannya terhadap PDRB mencapai kurang lebih 70 persen dan75 persen kebutuhan pokok warga Parepare yang saat ini berjumlah sekitar 130 ribu jiwa disediakan oleh usaha koperasi. Namun sayangnya Koperasi yang ada di Kota Parepare yang memiliki keunggulan tersebut, koperasi justru masih menghadapi permasalahan yang tidak sedikit. 

Menanggapi hal itu, Pengurus Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Parepare, Drs. Arsyad didampingi salah satu anggota Dekopinda, Syamsir Mallinoang kepada kabarsulawesi.com (1/8), mengakui hal itu. Arsyad mengatakan, salah satu masalah yang dihadapi Koperasi di Parepare, adalah masalah Sumber Daya Manusia (SDM) para pengelola Koperasi itu. 

Arsyad yang juga penjabat Wakasek SMKN 3 Parepare Bidang Manajemen ini mengungkapkan, rendahnya SDM para pengelola Koperasi di Parepare itu menyebabkan salah satu faktornya adalah terjadinya tunggakan pada tingkat pengelola koperasi, karena adanya presepsi yang salah terhadap koperasi. Sebagai pengurus di Dekopinda Parepare, Drs. Arsyad mengharapkan kepengurusan Dekopinda kota Parepare yang sebentar lagi habis masa kepengurusannya dan akan memilih pengurus baru, dia mengharapkan peran Ketua dan pengurus lainnya di Dekopinda Parepare yang baru, menjadi catatan penting sebagai prioritas utamanya. 

“Jadi diharapkan nantinya peran Ketua Dekopinda Kota Parepare sesuai dengan fungsi Dekopinda adalah, sebagai mediator antara koperasi dan pemerindah daerah dalam mengatasi kesulitan akses terhadap permodalan, pasar, teknologi dan informasi, serta masih adanya iklim usaha yang belum sepenuhnya berpihak kepada koperasi.” Arsyad. 

 Sementara itu Syamsir Malinoang, salah satu anggota Dekopinda Kota Parepare juga mengharapkan, Dekopinda Parepare kedepan harus lebih bekerja keras menghadapi problem yang dihadapi Koperasi di Parepare, sehingga Koperasi tidak terkesan upaya-upaya yang dilakukan oleh koperasi tidak terlihat masih berjalan di tempat. 

“Yang terpenting, membenahi SDM para pengurus Koperasi yang saat ini belum optimal, karena fungsi lembaga pemberdayaan koperasi itu sendiri. Pada dasarnya koperasi merupakan kelompok usaha yang memiliki potensi besar untuk mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran. Kita bangun koperasi dari bawah. Oleh karenanya, sinergi harus dibangun di antara berbagai pihak” Kata Syamsir. (bang soel)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer