Home » » Terminal Tarengge Segera di Bangun

Terminal Tarengge Segera di Bangun

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 18 Agustus 2015 | 6:41 PM

Kabarsulawesi.com - Luwu Timur : Setelah melalui proses yang cukup panjang, lahan seluas 6 hektar yang akan dijadikan lokasi pembangunan Terminal Regional Tipe A yang berlokasi di segitiga Tarengge Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur telah disetujui semua pihak. Asisten Pemerintahan 

Setdakab Luwu Timur, Syahidin Halun mengatakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menerima surat keputusan para pemegang saham PT. Perkebunan Nusantara XIV Nomor SK-139/MBU/08/2015 dan Nomor KPJAK/Hold/229/2015 yang ditanda tangani Menteri BUMN, Rini M Soemarno selaku pemegang saham 10 persen PT Perkebunan Nusantara XIV dan Direktur utama perusahaan perseroan PT Perkebunan Nusantara III, Bagas Angkasa selaku pemegang saham 90 persen PT Perkebunan Nusantara XIV yang ditetapkan di Jakarta tanggal 07 Agustus 2015. 

"iya, surat persetujuan tentang penggunaan lahan seluas 6 ha, telah kami terima dan segera akan ditindak lanjuti untuk rencana pembangunan terminalnya" jelas Syahidin Halun, Kamis (18/08/2015) di kantornya. 

 Ia menjelaskan, dalam surat tersebut disebutkan ada tiga poin kesepakatan. Pertama, menyetujui penghapusbukuan dan pemindahtanganan aset tetap berupa lahan HGU PT. Perkebunan Nusantara XIV yang terletak di afdeling Tarengge PKS Luwu I seluas 6 hektar beserta tanaman diatasnya untuk pembangunan Terminal Regional Tipe A Tarengge dengan mendapatkan ganti rugi sesuai ketentuan yang berlaku. 

Kedua, penetapan nilai ganti rugi atas aset tetap dimaksud dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan mengenai pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. 

Ketiga, persetujuan penghapusbukuan dan pemindahtanganan aset tetap ini diberikan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal persetujuan. 

Untuk diketahui, Usulan pembangunan Terminal Tarengge ini sudah menjadi aspirasi masyarakat sejak Luwu Timur memisahkan diri dari kabupaten induk tahun 2003 silam dan sudah sekian tahun diperjuangkan yang akhirnya menjadi kenyataan saat ini. Apalagi‎ Terminal tersebut memang berada pada posisi strategis karena merupakan jalur lalu lintas provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. (hr/hms).
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer