Home » » 88 Tutor Jalani Pelatihan PNFI

88 Tutor Jalani Pelatihan PNFI

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 28 September 2015 | 10:57 PM

Kabarsulawesi.com - Luwu Timur : Dalam upaya peningkatan kompetensi dan ilmu pengetahuan serta peningkatan pelaksanaan tugas tugas tambahan yang relevan dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sebanyak 88 orang yang terdiri dari pengelola, penyelenggara dan tutor dibekali pelatihan pemberdayaan Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI), Senin (28/09/2015). 

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) dipusatkan di SMA Negeri 2 Malili dibuka oleh Staf Ahli Pembangunan Labesse. Dalam laporannya Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Luar Sekolah dan Luar Biasa Dinas Dikbudparmudora Raoda K mengatakan bahwa sasaran dari kegiatan ini yakni untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran unsur penunjang lain di kelompok belajar masing masing PKBM. 

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari terhitung mulai tanggal 28 s/d 30 September 2015 dengan nara sumber Kepala Bidang PNFI Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan H. Jamal Abdi. Sementara Staf Ahli Pembangunan Labesse dalam sambutan tertulisnya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dituntut agar terus melakukan upaya upaya untuk meningkatkan kompetensi dalam memfasilitasi pembelajaran pendidikan keaksaraan berdasarkan kecakapan keaksaraan yang miliki oleh warga belajar yang efektif. Proses belajar yang baik akan terwujud, jika pengelola penyelenggara dan tutor memiliki pengetahuan terhadap tata cara penyusunan perangkat perangkat pembelajaran berdasarkan kebutuhan para warga belajar sesuai standar kurikulum. 

Menurutnya menyelenggarakan pendidikan keaksaraan bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, para pengelola, penyelenggara dan tutor diberi pelatihan untuk dibekali bagaimana melakukan perencanaan pembelajaran keaksaraan, menyusun bahan ajar, metode mengajar, dan materi yang lain yang dianggap relevan dengan tugas saudara. 

 “Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan untuk meningkatkan kompetensinya khususnya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga pendidik,” harap Labesse. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 18 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang terdapat di setiap kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur yang menjalankan beberapa program pendidikan, diantaranya Pendidikan kesetaraan paket A,B dan C, pendidikan kewirausahaan, dan beberapa program lainnya. 

 “Untuk itu Dinas Dikbudparmudora selaku SKPD terkait agar terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kompetensi termasuk kebutuhan belajar warga belajar, baik melalui proses adaptasi, adopsi, maupun inovasi,” ungkap Labesse menutup sambutannya. (ophy/hms).
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer