Home » » BPBD Luwu Timur Latih Relawan Penanggulangan Bencana

BPBD Luwu Timur Latih Relawan Penanggulangan Bencana

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 08 September 2015 | 9:37 PM

Kabarsulasi.com - Luwu Timur : Sebagai wujud implementasi dari Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah Kabupaten melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berupaya semaksimal mungkin untuk dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal penanganan dan penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Luwu Timur. untuk itu, BPBD Luwu Timur kembali melatih puluhan relawan yang berasal dari relawan Kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur untuk ikut menjadi bagian dari kegiatan penanggulangan bencana di didaerah. Para relawan ini dilatih di hotel Sikumbang Kecamtan Tomoni, Selasa (08/09/2015).

 Dijadwalkan, Pelatihan Penanganan Terpadu Kedaruratan Bencana ini dilaksanakan selama tiga hari, sejak tanggal 07 s.d 09 2015. Materi dari Pelatihan Penanganan Terpadu Kedaruratan Bencana ini meliputi Penanganan Tanggap Darurat Bencana, Sistem Komando Tanggap Darurat Bencana, Pedoman Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi Korban Bencana, Format laporan relawan kaji cepat Penangulangan Bencana dan Praktek dan Simulasi Bencana. sementara Narasumber dari BPBD Propinsi Sulsel, Basarnas Makassar dan BPBD kab Luwu Timur. 

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan/logistik Bencana BPBD Kabupaten Lutim, Nur Rahma mengatakan pelatihan ini dilakukan agar para relawan dapat memahami tugas dan fungsi relawan, memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan tanggap darurat bencana, adanya kesamaan persepsi antar sesama relawan sekaligus perkenalan dan silaturahmi antar sesama relawan. 

 “kami akan terus meningkatkan sinergitas dan keterpaduan antara pemerintah dan masyarakat dalam program dan kegiatan, dalam rangka meningkatkan kualitas penanganan bencana yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja di wilayah Kabupaten Lutim”, ujarnya. 

Tambah Nur rahma, dengan adanya pemahaman yang sama antara pemerintah dan masyarakat dalam penanganan kebencanaan, niscaya kualitas penanganan bencana akan menjadi lebih baik, lebih tangguh, lebih tanggap, lebih siap, lebih sigap dan lebih cepat dalam menanggulangi bencana serta lebih mampu mengurangi resiko bencana. Sekda Luwu Timur, Bahri Suli dalam sambutannya mengatakan wilayah Kabupaten Luwu Timur pada umumnya tergolong Rawan Bencana, hal ini dibuktikan dengan munculnya berbagai kejadian bencana yang sampai saat ini intensitas maupun besarnya semakin terasa bahkan dengan karakteristik yan semakin beragam. 

Di sisi lain, kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan, menyebabkan kerawanan terhadap lingkungan alam yang pada gilirannya akan mengakibatkan berbagai bencana alam. 

Makanya, kata Bahri, pelatihan Tim Relawan ini merupakan upaya strategis yang diharapkan dapat membekali para peserta agar dapat melaksanakan misi penyelamatan secara profesional dan bertanggung jawab. 

Tim relawan ini nantinya menjadi Garda terdepan dalam penanganan tanggap darurat, yang bertugas mencari dan mengumpulkan data di lokasi terjadinya bencana, melakukan penelitian atas korban dan kerusakan yang terjadi akibat bencana, membuat perkiraan bantuan dan peralatan yang dibutuhkan serta membuat saran, tindakan serta bantuan pertolongan darurat. (is/hms)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer