Home » » Ratusan Guru Ngaji Ikuti Pelatihan

Ratusan Guru Ngaji Ikuti Pelatihan

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 06 Oktober 2015 | 9:21 AM

Kabarsulawesi.com - Luwu Timur : Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan para guru mengaji, Sebanyak 320 orang peserta yang merupakan guru ngaji Perwakilan dari Desa ditiap Kecamatan mengikuti pelatihan. Para guru mengaji ini adalah mereka yang telah mendapatkan bantuan insentif dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Rencananya pelatihan ini digelar selama 8 (delapan) hari mulai tanggal 06 s.d 13 Oktober 2015. Pembukaan pelatihan guru mengaji ini digelar di Masjid Raya Al-Anshar Kec, Tomoni, yang dibuka Oleh Kabag Kesejahteraan Setdakab Luwu Timur, Hj Asmah Sari, Selasa (06/10/2015). 

Panitia pelaksana , Marsuki melaporkan pelatihan ini diikuti sebanyak 320 peserta yang terbagi menjadi empat zona, Zona I meliputi Kecamatan Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana dan Kalaena berjumlah 100 peserta, kemudian Zona II meliputi kecamatan Wotu dan Burau sebanyak 80 guru mengaji, selanjutnya Zona III meliputi Kecamatan Angkona dan Malili berjumlah 70 peserta dan terakhir Zona IV mencakup Wasuponda, Nuha Towuti berjumlah 70 peserta. Pelatihan Guru Mengaji ini bertujuan Untuk meningkatkan Skill dan pengetahuan keagamaan dalam memberikan pengajaran dan dapat meningkatkan kualitas santri dimulai dari membenahi kualitas para pendidiknya, sehingga kualitas pembelajaran Al Qur’an berimbas pada prestasi santrinya, Ujarnya. 

Sementara narasumber masing-masing, Kamaruddin evendi, H.Hasyid Hasan Palogai, M.Ag dan Asdar S.Pd, Msi. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Hj. A. Asma Sari dalam sambutanya mengatakan secara umum eksistensi para guru mengaji telah berjalan dinamis tetapi dipandang perlu diberikan pembekalan karena langkanya kaderisasi kedepan. 

Dengan keadaan seperti itu,dipandang perlu pembekalan ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan yang telah diajarkan dalam Al-qur’an dan Al-Hadits. "saya pribadi merasa bangga atas terlaksananya pelatihan ini, untuk kaderisasi generasi penerus sebagai guru mengaji dan sebagai pengganti generasi pendahulu" tandasnya. Menurutnya, pelatihan ini penting untuk dilaksanakan. Pasalnya, pemahamanan Al Qur'an menjadi benteng utama untuk menyikapi masalah sosial yang semakin kompleks saat ini serta membina kader-kader Islami yang berkualitas. "selain baca, memahami Al Qur'an juga hal yang utama" tandasnya.(is/hms)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer