Home » » Sepekan Polres Kepulauan Selayar Amankan Tongkang Benua Samudera 168

Sepekan Polres Kepulauan Selayar Amankan Tongkang Benua Samudera 168

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 05 Januari 2016 | 12:30 AM

Kabarsulawesi.com - Selayar : Armada tongkang Tango Kilo Benua Samudera 168 bermuatan batu bara ditemukan terdampar di pesisir sebelah barat Desa Tambolongan, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. 

Armada tongkang ditemukan warga tanpa nakhoda dan kapal penarik. Aparat Kepolisian Polres Kepulauan Selayar yang mendapat laporan warga tentang keberadaan armada tongkang sarat muatan batu bara di perairan pantai sebelah barat Desa Tambolongan langsung membentuk tim pengamanan khusus dan berangkat ke TKP untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi penjarahan muatan batu bara oleh tangan-tangan jahil tak bertanggungjawab di sekitar lokasi kejadian. 

Proses pengamanan dilakukan tim gabungan selama kurang lebih sepekan di Desa Tambolongan sambil menantikan kembali membaiknya kondisi cuaca di sekitar TKP. 

Personil pengamanan gabungan berangkat menuju Desa Tambolongan pada hari Rabu, (27/12) dan baru kembali pada hari Sabtu, (2/01) setelah armada tongkang ditarik oleh pihak perusahaan. Pernyataan ini dilontarkan petugas Syahbandar Pelabuhan Benteng, Hasbullah saat dimintai konfirmasi oleh wartawan pada hari Senin, (04/01) pagi. Dia menjelaskan, pemilik armada tongkang tiba di Kabupaten Kepulauan Selayar setelah melakukan perjalanan laut selama enam hari dengan menumpangi kapal penarik yang sengaja dibawah untuk membantu proses penarikan dan penyelamatan armada tongkang yang terdampar di perairan sebelah barat Desa Tambolongan. 

Setelah mempertimbangkan kondisi cuaca di perairan laut Kabupaten Kepulauan Selayar yang berangsur-angsur membaik, tim pengamanan gabungan bersama tim perusahaan PT. Benua samudera 168 memutuskan untuk segera melakukan proses evakuasi dan menarik tongkang tersebut ke Dermaga Rauf Rahman, Benteng. 

Sebelum terdampar di pesisir pantai sebelah barat Desa Tambolongan, tongkang tak bertuan yang diketahui berasal dari kota Banjarmasin tersebut putus di tengah laut setelah kapal tugboat penariknya ‘dihantam’ cuaca buruk, cetus Hasbullah menguraikan kronologis kejadian yang diduga menjadi penyebab utama terdamparnya tongkang Benua Samudera 168. Hasbullah mengakui, betapa Kepala Kepolisian Resort Kepulauan Selayar, AKBP. Said Anna Fauza, SIK sangat cekatan dalam melakukan misi penyelamatan dan proses pengamanan armada tongkang. 

Hal tersebut dibuktikan dengan langkah cepat Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Said Anna Fauza, SIK yang langsung menurunkan tim pengamanan gabungan dari Polsek Bontosikuyu dan Satuan Polisi Perairan dibantu aparat Syahbandar sambil berkoordinasi dengan pihak perusahaan pemilik tongkang. Polisi tidak butuh waktu lama untuk melakukan proses evakuasi dan penarikan terhadap armada tongkang di perairan sebelah barat Desa Tambolongan, karena pihak perusahaan yang mendapat informasi dari jajaran Kepolisian Resort Kepulauan Selayar juga langsung tanggap dan memberikan respon balik dengan mengirimkan armada kapal penarik yang sandar di Dermaga Rauf Rahman pada hari Jum’at (1/1) kemarin. 

Dari perairan Desa Tambolongan, armada tongkang bermuatan lima ribu ton batu bara yang berangkat dari Banjarmasin dengan Tujuan Paiton, Probolinggo, Provinsi Jawa Timur tersebut langsung ditarik dengan menggunakan armada bantuan kapal tugboat milik perusahaan menuju ke Dermaga Rauf Rahman Benteng. Sehari setelah bersandar di Dermaga Rauf Rahman, armada tongkang tango kilo Benua Samudera 168 langsung dibawah bertolak meninggalkan Kabupaten Kepulauan Selayar, pada hari Minggu, (3/1). (Fadly Syarif) 

 Keterangan Gambar : Ilustrasi tongkang terdampar
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer