Home » » Husler Tekankan Semangat Revolusi Mental Pada Musda LDII

Husler Tekankan Semangat Revolusi Mental Pada Musda LDII

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 21 Mei 2016 | 10:24 AM

Kabarsulawesi.com - Malili : Posisi Umat Islam disaat sekarang ini sangat dilematis. Disatu sisi tantangan menghadapi perkembangan global dalam kehidupan masyarakat dan disisi lainnya munculnya berbagai paham radikal maupun aliran sesat. Belum lagi persoalan sosial seperti narkoba, korupsi kejahatan seksual hingga pergaulan bebas adalah sederet persoalan yang dihadapi umat islam saat ini. 

Oleh karena itu peran pendakwah menjadi sangat penting dan strategis dalam memberikan pencerahan iman kepada masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, HM.Thorig Husler dihadapan seluruh peserta Musyawarah Daerah (Musda) ke 3 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur yang berlangsung di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Sabtu (21/05/2016). Menurutnya pencerahan iman yang dilakukan para pelaku dakwah sejatinya sama dengan semangat revolusi mental yang digagas Presiden RI, Joko.Widodo. Revolusi mental hakikatnya bertujuan mengoreksi kebiasaan lama yang buruk dan keinginan berbenah menuju tata nilai baru demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa. "Untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan, harus dimulai dari perubahan pola pikir dan sikap mental" katanya. 

 Namun kata Husler revolusi mental ini hanya bisa diwujudkan dengan membangun kerjasama dan peran yang sinergis antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan serta stakeholder dalam melakukan revolusi mental yang memang sejalan dengan nilai-nilai agama. Dia melanjutkan dengan revolusi mental akan menggembleng manusia Indonesia memilki hati yang suci, kejujuran serta semangat etos kerja dalam membangun bangsa dan negaranya. 

"Selamat melaksanakan musda, semoga dapat menyusun program dan rumusan yang faktual untuk membawa LDII kedepan sebagai organisasi.yang profesional dalam mengemban tugas-tugas syiar islam" tandasnya. Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Hidayat Nahwi Rasul mengatakan ada dua hal penting yang harus direspon LDII, pertama harus profesional dimana syarat utamanya adalah pendidikan, dan kedua religius. 

Menurutnya tidak bisa menghadapi kemajuan global dengan cara-cara lama, namun harus menyesuaikan dengan kondisi zaman. Lanjut Hidayat, Luwu Timur adalah daerah yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah dan harus dikelola profesional untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. 
"Makanya LDII, siap mendukung berbagai program dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mencapai Kabupaten Terkemuka" katanya. Sementara Ketua DPD LDII Luwu Timur, Basri Kambatu mengatakan Musda ke-3 LDII Luwu Timur kali ini mengagendakan pemilihan ketua umum periode 2016- 2021. 

Selain itu LDII juga akan melakukan evaluasi dan melanjutkan program kerja serta merumuskan sejumlah kegiatan lainnya bagi pengurus baru. Musda LDII ke- 3 ini mengusung tema "Peran Serta LDII dalam pembangunan SDM profesional religius menuju Luwu Timur Terkemuka 2021” juga dihadiri Wakil bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Kajari Ida Komang Ardhana, Kapolres Parojahan Simanjuntak, Perwira penghubung Simon Marhtes, SKPD, pengurus LDII Luwu Timur dan propinsi serta undangan dan tokoh masyarakat. ‎(hr/hms).
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer