Home » » Wapres JK Dukung Megaproyek Pariwisata Di Selayar

Wapres JK Dukung Megaproyek Pariwisata Di Selayar

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 21 Agustus 2017 | 10:57 PM

Kabarsulawesi.com – SELAYAR : Pembangunan dibidang Pariwisata yang digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya perampungan sejumlah hal terkait salah satu program Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar menjadikan daerah ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat.

Wakil Presiden HM. Jusuf Kalla (JK) memberikan dukungan secara positif akan geliat pembangunan di daerah Kepulauan Selayar. Malahan JK sangat berharap dapat segera mengunjungi daerah Kepulauan yang berada di ujung selatan jazirah Sulawesi ini.

“Harusnya setiap daerah memang serius mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk mendatangkan devisa. Kita mendukung penuh apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Selayar sejauh ini,” ungkap JK di Jakarta, Sabtu, 19 Agustus 2017, dikutip dari Fajar Online Makassar.

Semakin dekat waktu yang diberikan untuk merampungkan penetapan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, menjadikan sejumlah program yang dipersyaratkan ikut dikebut oleh tim yang telah dibentuk oleh Bupati Kepulauan Selayar.

Diantaranya adalah penyiapan lahan seluas 600 hektare yang akan menjadi kawasan pembangunan megaproyek pendukung industri wisata. Yang nantinya akan dibangun rumah sakit bertaraf internasional, lapangan golf, sarana telekomunikasi, hingga sejumlah hotel bintang lima untuk mendukung kenyamanan para wisatawan.

Salah satu kegiatan yang dapat menjadikan nama Selayar kembali mencuat dalam waktu dekat ini adalah pelaksanaan Festival Takabonerate. Pelaksanaan event ini akan menggandeng Kementerian Pariwisata.(*/ Media Selayar)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer